Tak Ada Pemutihan, Urus Prona, Salah Satu Warga Jalan Cipta Karya Pekanbaru Kena PBB Rp 30 Juta

PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, HM Sumardani ST MSc, melaksanakan kegiatan reses di RT 04 RW 06, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Jalan Cipta Karya, Kamis (6/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat terkait persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Sumardani menampung sejumlah usulan warga, baik melalui formulir aspirasi yang dibagikan maupun melalui penyampaian langsung saat kegiatan berlangsung.

Salah satu warga, Elvina, mengeluhkan tingginya biaya pengurusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai memberatkan masyarakat.

“Kami minta ada pemutihan pajak. Saya pernah mengurus pajak objek tanah saja, prona saya sudah urus sampai ke kecamatan, namun akhirnya saya mundur karena tidak sanggup membayar Rp30 juta. Kalau ada kebijakan pemutihan, kami siap taat membayar pajak,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sumardani mengakui bahwa keluhan terkait pajak tanah tidak hanya terjadi di wilayah Sialang Munggu, tetapi juga di beberapa daerah lain di Pekanbaru.

“Keluhan soal pajak ini memang bukan hanya di RT ini, tapi juga di tempat lain. Nanti akan kita perjuangkan agar ada perubahan aturan, paling tidak bisa diberikan diskon 50 persen dan kemudahan dalam pembayarannya,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ratusan warga hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan berbagai aspirasi lainnya, di antaranya soal kekurangan tiang listrik yang mencapai 11 tiang. Warga mengaku sudah berulang kali menyurati PT PLN, namun belum mendapat tanggapan.

“Kami sudah 15 tahun bermukim di sini, sudah tiga kali kami surati PLN, namun sampai saat ini permintaan kami belum direspons,” ujar salah satu warga, Darul Aman.

Darul juga menilai PLN bersikap arogan karena mencabut lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tanpa sosialisasi, padahal warga sudah membayar pajak PJU setiap kali melakukan pembayaran listrik.

“Sebaiknya mereka (PLN) mensosialisasikan dulu sebelum mencabut lampu PJU itu. Ini malah dicabut begitu saja,” keluhnya.

Menanggapi hal ini, Sumardani berjanji akan menyurati PLN untuk menindaklanjuti keluhan warga.

“Nanti kita akan berkomunikasi dengan PLN, semoga apa yang dikeluhkan warga segera direspons,” terangnya.

Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan jalan semenisasi sepanjang 200 meter, pembuatan drainase, serta penambahan fasilitas olahraga berupa net dan bola voli untuk tiga lapangan yang ada di RW 06.

“Untuk jalan dan drainase nanti akan saya masukkan ke dalam pokok-pokok pikiran dewan tahun 2026. Kalau untuk net dan bola voli, dalam satu atau dua minggu akan saya berikan. Tolong juga ingatkan saya,” tutupnya. ***

Sumber : https://www.goriau.com/berita/baca/tak-ada-pemutihan-urus-prona-salah-satu-warga-jalan-cipta-karya-pekanbaru-kena-pbb-rp-30-juta.html

Mari Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *