PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Pekanbaru, Sumardany Zirnata, menggelar reses masa sidang di Jalan Nelayan Gang Mushola, RT 03 RW 01, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, pada Senin (3/8/2026).
Ratusan warga antusias menghadiri kegiatan ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan di wilayah mereka. Beragam isu penting mengemuka dalam dialog tersebut, mulai dari krisis air bersih, fasilitas kesehatan masyarakat, penanganan banjir, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga persoalan ketenagakerjaan.
Deretan Aspirasi Utama Warga Sri Meranti
1. Kebutuhan Desak Sumur Bor Tambahan
Ketua RW 01, Abu Nazar, mengungkapkan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat saat ini adalah fasilitas sumur bor. Saat ini, lebih dari seribu warga hanya mengandalkan satu sumur bor umum.
“Sumur bor yang ada digunakan masyarakat umum, bukan hanya warga RW 01. Sudah lama kami menunggu bantuan pembangunan sumur bor tambahan,” ujar Abu Nazar.
2. Kejelasan Gedung Posyandu dan Infrastruktur Drainase
Selain fasilitas air bersih, Abu Nazar juga menagih realisasi pembangunan gedung Posyandu yang sudah diusulkan sejak tahun 2018. Lahan untuk gedung Posyandu sudah siap, namun pembangunannya belum juga terlaksana.
Di sisi lain, warga bernama Putra Handayani mengeluhkan langganan banjir yang sering melanda pemukiman akibat buruknya drainase dan peninggian jalan yang terlalu rendah.
3. Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Warga bernama Tati meminta agar penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperhatikan ketepatannya, termasuk jangkauan penerima manfaat agar bisa diperluas hingga kelompok lanjut usia (lansia).
4. Perlindungan Tenaga Kerja
Persoalan ketenagakerjaan turut disuarakan oleh Kevin, seorang petugas keamanan di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ia mengeluhkan regulasi ketenagakerjaan menjelang masa pensiun yang dinilai belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggapan dan Komitmen Anggota DPRD Riau
Menanggapi keluhan masyarakat, Sumardany Zirnata menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi secara langsung dari konstituen.
“Hari ini kami hadir untuk mendengar langsung masukan, ide, dan usulan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan menjadi bekal kami dalam memperjuangkannya hingga akhir masa jabatan,” kata Sumardany.
Ia memastikan usulan prioritas—seperti sumur bor, Posyandu, dan perbaikan infrastruktur drainase—akan diupayakan dalam pembahasan anggaran Pemprov Riau maupun dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Terkait pelaksanaan Program MBG, ia meminta masyarakat bersabar karena program nasional tersebut masih dalam tahap penyempurnaan dan evaluasi agar tepat sasaran.


